News

Cetak Wirausaha Baru, LKP Digitalindo Academy Gelar Pelatihan PKW Pemasaran Digital di Depok

Direktur LKP Digitalindo Academy, Yunita, S.E. (kiri), memberikan sambutan saat pembukaan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) bidang Pemasaran Digital di Kota Depok, Jawa Barat. Acara yang didukung Kemendikdasmen RI ini turut dihadiri Kasi PAUD Dikmas Disdik Depok Abdul Manan, S.E. (kedua kiri) dan perwakilan Kecamatan Cilodong Rasiman, S.Pd. (kedua kanan) guna membekali Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) keterampilan digital, Jumat (22/5/2026). (Foto: Dok. Digitalindo Academy)

Direktur LKP Digitalindo Academy, Yunita, S.E. (kiri), memberikan sambutan saat pembukaan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) bidang Pemasaran Digital di Kota Depok, Jawa Barat. Acara yang didukung Kemendikdasmen RI ini turut dihadiri Kasi PAUD Dikmas Disdik Depok Abdul Manan, S.E. (kedua kiri) dan perwakilan Kecamatan Cilodong Rasiman, S.Pd. (kedua kanan) guna membekali Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS) keterampilan digital, Jumat (22/5/2026). (Foto: Dok. Digitalindo Academy)

Depok, Gradasigo - Menjawab tantangan penguatan ekonomi digital sekaligus menekan angka Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS), LKP Digitalindo Academy resmi meluncurkan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Digital Marketing 2026 di Kota Depok, Jawa Barat. 

Langkah strategis yang didukung penuh oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI ini dirancang khusus untuk membekali kelompok ATS agar bertransformasi menjadi wirausahawan baru yang adaptif terhadap dinamika pasar modern.

Inisiatif intervensi pendidikan nonformal ini mendapat pengawasan ketat dari pemerintah daerah. Saat membuka acara, Kepala Seksi PAUD Dikmas Dinas Pendidikan Kota Depok, Abdul Manan, S.E., menegaskan bahwa program PKW merupakan instrumen krusial dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di tengah ketatnya persaingan pasar kerja.

"Program ini dirancang bukan sekadar untuk memberi teori, melainkan bekal konkret agar peserta mampu memulai usaha mandiri. Output akhirnya jelas, yaitu meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat aktivitas ekonomi yang produktif," tegas Abdul Manan di lokasi acara, Jumat (22/5/2026).

Tantangan di era digital memang tidak mudah. Direktur Digitalindo Academy, Yunita, S.E., mengingatkan para peserta bahwa penguasaan kompetensi teknis saja hari ini tidak lagi cukup. Di hadapan audiens yang antusias, ia menekankan pentingnya adopsi teknologi mutakhir dan pembentukan mentalitas tangguh (growth mindset). Karena itu, kurikulum PKW tahun ini sengaja dirancang komprehensif dengan mengkombinasikan manajemen tradisional dengan strategi pemasaran digital serta perencanaan bisnis berbasis data.

Pelatihan intensif ini sebetulnya telah dimulai sejak Kamis, 21 Mei 2026, dan bakal berjalan maraton selama 30 hari ke depan. Menggunakan skema padat yang berorientasi penuh pada praktik nyata, seluruh peserta diwajibkan menuntaskan total 150 Jam Pelajaran (JP), dengan jadwal ketat dari Senin hingga Sabtu selama 5 jam per hari.

Dukungan wilayah juga diperkuat oleh kehadiran Rasiman, S.Pd., selaku perwakilan lembaga dari Kecamatan Cilodong Dinas Pendidikan Kota Depok. Kolaborasi lintas sektor ini mempertebal optimisme bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga kursus mampu menjadi stimulus nyata bagi pertumbuhan ekonomi makro di Kota Depok. 

Melalui pembelajaran yang terstruktur, program ini ditargetkan tidak hanya melahirkan unit usaha baru yang berkelanjutan, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dalam menyerap tenaga kerja lokal. (*)

Related Post