Wonosobo, Gradasigo - Puluhan peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) LKP Bina Insan Nusantara (BINNUS) Wonosobo menggelar studi lapangan ke SYF Store di Jalan Jawar-Kalibeber Km. 1, Kecamatan Mojotengah, Kamis (16/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjembatani teori desain grafis di kelas dengan realitas rantai produksi industri apparel skala komersial.
Selama kunjungan, para peserta dibekali pemahaman langsung mengenai alur kerja bisnis konveksi dan distro modern. Proses pembelajaran mencakup seluruh tahapan produksi, mulai dari penerjemahan ide visual menjadi desain digital, teknik cetak heat press ke media kain, hingga tahapan finishing, quality control, dan pengemasan produk siap jual.
Pimpinan LKP BINNUS Wonosobo, Mukholip, S.Kom., menegaskan bahwa penguasaan perangkat lunak desain harus diimbangi dengan pemahaman ekosistem industri agar para peserta memiliki kesiapan mental dalam berwirausaha.
"Keterampilan teknis di atas kertas perlu diuji dengan pemahaman alur kerja nyata di lapangan. Kunjungan ke SYF Store membuka wawasan peserta bahwa sebuah produk desain memiliki nilai jual tinggi ketika dikelola dengan sistem produksi yang efisien dan terukur," ujar Mukholip.
Pemilik SYF Store, Sinta Primasari, menyambut positif kolaborasi vokasi ini. Selain membagikan pengalaman operasional usaha, tim SYF Store memperagakan langsung proses cetak produk t-shirt bertuliskan "SYF X BINNUS" sebagai simulasi hasil kerja standar industri.
Melalui kegiatan ini, LKP BINNUS berharap para peserta PKW Desain Grafis 2026 tidak hanya siap menjadi tenaga terampil, tetapi juga terdorong untuk merintis unit usaha mandiri yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Wonosobo. (*)

Muhammad Sidik Kaimuddin Tomsio